Laporan Prakarya Tanaman Hias - Cocor Bebek
BAB
I
PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang
Tanaman hias banyak kita jumpai di halaman-halaman rumah.
Tanaman hias ini terdiri dari berbagai jenis bunga dan tanaman unik lainnya.
Tanaman hias banyak digunakan untuk mempercantik halaman. Halaman akan sangat
cantik ketika tanaman terlihat berwarna-warni. Keberagaman tanaman yang
terdapat di taman atau halaman akan menambah keindahannya. Selain itu, banyak
juga yang menggunakan tanaman obat sebagai tanaman hias. Tanaman obat ini
dipilih dengan pohon yang tidak terlalu besar dan kelihatan cantik. Contoh
tanaman obat yang digunakan sebagai tanaman hias adalah tanaman cocor bebek.
Cocor bebek merupakan salah satu dari berbagai tanaman
yang mudah untuk dikembangbiakkan. Tanaman yang berasal dari Madagaskar ini
tersebar di daerah tropic seperti Asia, Australia, Hawai, Selandia Baru, dan
lain-lain. Tanaman ini terkenal dengan metode reproduksinya melalui tunas daun.
Di Hawai, tanaman ini dianggap sebagai tanaman spesies yang invasive. Alasan
utama persebarannya yang besar adalah karena kepopuleran tanaman ini sebagai
tanaman hias. Cocor bebek populer digunakan sebagai tanaman hias di rumah
tetapi banyak pula yang tumbuh liar di kebun-kebun dan pinggir parit yang
tanahnya banyak berbatu.
1.2
Rumusan Masalah
a. Bagaimana perencanaan budi daya tanaman cocor bebek?
b. Apa saja alat dan bahan yang diperlukan dalam budi daya
tanaman cocor bebek?
c. Bagaimana langkah-langkah berbudi daya tanaman cocor
bebek?
d. Apa saja kegunaan dari tanaman cocor bebek?
1.3 Tujuan
a. Memahami dan mempelajari untuk budi daya tanaman cocor
bebek
b. Mempelajari proses dalam berbudi daya tanaman cocor bebek
1.4
Manfaat
a.
Memberikan
pengetahuan mengenai budi daya tanaman hias
b.
Memberikan
contoh inspirasi dalam memulai wirausaha dalam bidang budi daya tanaman hias
BAB
II
PERANCANGAN
PRODUK
2.1
Materi (Dasar Teori)
Budi daya tanaman adalah kegiatan untuk memproduksi
tanaman atau bagian tanaman yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan
manusia melalui pengelolaan tanaman dan lingkungan tumbuhnya, seperti tanah,
air, udara, dan cahaya matahari. Hasil budi daya tanaman dapat dimanfaatkan
untuk memenuhi kebutuhan sendiri atau sebagian dipasarkan sehingga usaha budi
daya tanaman dapat menjadi mata pencaharian masyarakat. Permintaan masyarakat
terhadap tanaman hias sangat fluktuatif karena dipengaruhi oleh tingkat
pendapatan dan selera konsumen. Selain itu, sifat tanaman hias merupakan
kebutuhan tersier bagi masyarakat. Dalam memilih jenis tanaman yang akan
dibudidayakan, perlu dipertimbangkan selera konsumen karena konsumen akan
menyukai tanaman hias yang saat itu menjadi primadona.
Untuk
berwirausaha budi daya tanaman hias, diperlukan beberapa sarana seperti benih
atau bibit, media tanam, pupuk, zat pengatur tumbuh, pestisida, mulsa plastik,
sungkup, serta polybag atau pot. Teknik budi daya tanaman hias meliputi
persiapan lahan/media tanam, pembibitan, penanaman, pemupukan, pemeliharaan, pengendalian
OPT, serta panen dan pascapanen. Biaya yang harus dimasukkan ke dalam
perhitungan penentuan harga pokok produksi yaitu biaya inventasi, biaya tetap
(listrik, air, penyusutan alat dan gedung), serta biaya tidak tetap (bahan
baku, tenaga kerja, overhead). Penentuan harga jual produksi diawali dengan
penetapan HPP/unit kemudian ditambah dengan laba yang diinginkan. Pada proses pemasaran
produk, dapat dilakukan strategi yang tepat untuk menunjang keberhasilan. Salah
satunya adalah strategi 4P, yaitu Product (produk), Price (harga), Place
(tempat), dan Promotion (promosi).
2.2
Alat dan Bahan
a.
Bibit
cocor bebek
b.
Media
tanam
c.
Pot
d.
Pupuk
2.3 Cara Kerja
a.
Siapkan
alat dan bahan yang diperlukan
b.
Campurkan
tanah dengan pupuk secukupnya
c.
Masukkan
media tanam yang sudah tercampur pupuk sebanyak 1/3 dari pot yang digunakan
d.
Kemudian,
tanam bibit cocor bebek pada pot
e.
Masukkan
kembali tanah yang sudah tercampur sebanyak 2/3 ke dalam pot
f.
Lakukan pemeliharaan dengan baik. Meliputi
penyulaman, penyiraman, pembumbunan, dan penyiangan.
g.
Berikan pupuk 5 hari sekali untuk mencukupi
kebutuhan dari tanaman
h.
Tunggu hingga tanaman siap dipanen dan siap untuk
dipasarkan
BAB
III
PEMBUATAN
PRODUK
Langkah-langkah
berbudi daya tanaman cocor bebek adalah:
a.
Siapkan
alat dan bahan yang diperlukan
b.
Campurkan
tanah dengan pupuk secukupnya
c.
Masukkan
media tanam yang sudah tercampur pupuk sebanyak 1/3 dari pot yang digunakan
d.
Kemudian,
tanam bibit cocor bebek pada pot
e.
Masukkan
kembali tanah yang sudah tercampur sebanyak 2/3 ke dalam pot
f.
Lakukan pemeliharaan dengan baik. Meliputi
penyulaman, penyiraman, pembumbunan, dan penyiangan.
g.
Berikan pupuk 5 hari sekali untuk mencukupi
kebutuhan dari tanaman
h.
Tunggu hingga tanaman siap dipanen dan siap untuk
dipasarkan
BAB IV
PEMBAHASAN
Tanaman cocor bebek memiliki batang yang tegak dan
sedikit lunak, serta memiliki pangkal kayu berbentuk segi empat tumpul atau
sedikit membulat. Cocor bebek memilki daun yang lebat banyak di dalam satu
pohonnya. Daunnya pun tebal, berdaging, dan mengandung banyak air. Daun cocor
bebek ini dijadikan bibit tanaman cocor bebek yang baru. Sedangkan bunga cocor
bebek termasuk kedalam bunga majemuk. Bunganya dapat tumbuh pada batang maupun
diatas dedaunannya. Tanaman ini memiliki bunga yang berwarna cerah yang sangat
menyenangkan untuk dipandang. Cocor bebek bisa tumbuh dengan ketinggian
mencapai 30 cm hingga 1 m sehingga tidak terlalu tinggi. Oleh karena itu,
tanaman ini sangat cocok untuk dijadikan tanaman hias dalam pot.
Selain
sebagai tanaman hias yang menghasilkan bunga yang indah, cocor bebek juga
memiliki beberapa manfaat dalam bidang kesehatan. Cocor bebek mengandung asam
malat, kalsium oksalat, asam formiat, dan tanin. Manfaat dari cocor bebek
adalah mengobati gejala asma, mengobati luka, membantu meredakan perut mulas,
menurunkan demam dengan cara dikompres, sebagai obat bisul dan memar, mengobati
radang telinga luar, mengobati amandel, mengobati bekas gigitan nyamuk,
mengobati keseleo, serta meredakan rasa sakit gigi.
Komentar
Posting Komentar